Idrus Maraham Masuk Bursa Kandidat Pimpinan Partai Golkar

Idrus Maraham Masuk Bursa Kandidat Pimpinan Partai Golkar

Idrus Maraham Masuk Bursa Kandidat Pimpinan Partai Golkar

Nama Pelaksana Tugas Ketua Umum Idrus Maraham masuk bursa kandidat  pimpinan partai golkar, bila di gelar Musyawarah Nasional Luar Biasa. Ia memang salah satu tokoh senior di partai beringin.

Idrus menanggapi “Lah jangan bicara dulu, saya ndak boleh boleh begitu. itu tidak etis. biarlah DPD I dan DPD II yang menentukan,” katanya kusai rapat bersama 34 utusan DPD tk I di Gotel Sultan, Senayan.Jakarta.

Sebelumnya, Ketua Bappilu Golkar Nusron Wahid, menyebutkan nama Idrus dan Airlangga Hartarto sebagai dua kandiddat Ketua umum golkar selanjutnya. Idrus sendiri menilai di Golkar banyak kader yang berkualitas.

Yang jelas, ia belum mau bicara banyak soal peluangnya. Terlebih, munaslub belum tentu terlaksana meski wacananya makin kencang setelah Ketua Umum Setya Novanto di tahan KPK.

Idrus Maraham Masuk Bursa Kandidat Pimpinan Partai Golkar
Idrus Maraham Masuk Bursa Kandidat Pimpinan Partai Golkar

Kalaupun Munaslub di lakukan menurut Idrus, mekanisme pencalonan ketrua umum juga harus dimengikuti peraturan partai. Ia menegaskan tidak pernah mengapungkan wacana akan menjadi Ketua umum.

“Makanya waktu pleno kemarin saya katakan tidak harus saya. tapi siapa pun di antara kita yang siap” papar Idrus.

Wartawan terus melontarkan pertanyaan kesiapan Idrus sendiri. Namun , ia mulai gerah dengan pertanyaan sejenis. “ndakm ini pertanyaannya kok mancing-mancing saja,”pungkas pria yang sebelumnya menjabat Sekjen Golkar.

Beberapa hari lalu, Partai Golkar menggelarkan rapat pleno membahas Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto, yang kini menjadi tahanan KPK dalam kasus korupsi e-KTP. Rapat pleno ini pun menghasilkan lima putusan.

“Ringkasan kesimpulan pertama menyetujui Idrus Marham Sebagai PLT, sampai ada putusan praperadilan,” ujar Ketua Harian Partai Golkar Nurdin Halid di kantorDPP Partai Golkar.

Sementara itu, Ketua Dewan Pembina Golkar Aburizal Bakrie meminta nagar semua kader menghormati keputusan rapat pleno soal Novanto, Dia tidak ingin suara partai terpecah karena keputusan pleno.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *